October 2020

Ketahui Hal Ini Sebelum Berinvestasi Berlian Ketahui Hal Ini Sebelum Berinvestasi Berlian

Ketahui Hal Ini Sebelum Berinvestasi Berlian – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai hal yang harus diketahui sebelum berinvestasi berlian.

Tidak seperti harga emas yang dinamis dapat naik dan turun tergantung keadaan pasar, rupanya berlian agak berbeda. Ternyata harga berlian tidak hanya mengikuti harga dolar.

Menurut Regina Geraldine, karyawan dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di toko berlian New Regina Jewellery, Cikini Gold Center, harga berlian juga mengikuti Rapaport Diamond Report, yaitu yang menentukan harga jual pasaran berlian tiap tahunnya.

Di toko berlian New Regina Jewellery sendiri, biasanya kebanyakan para perempuan membeli cincin, gelang, dan kalung dengan kisaran harga yang dibeli Rp 12 juta ke atas.

“Mereka beli gak lihat berat sih tapi lihat desainnya. Kalau mereka suka, ya dibeli. Tidak seperti emas yang dibeli berdasarkan beratnya, kalau berlian tidak. Lebih tergantung berapa budget calon pembelinya sih,” lanjutnya.

Selain itu, menurut Regina, siklus penjualan berlian setiap tahunnya juga sama. “Biasanya itu bulan 6 ke atas sampai Desember. Sesudah Lebaran. Tapi tahun ini agak sepi, karena Lebaran dan anak masuk sekolah waktunya berdekatan,” ujar Regina.

“Siklusnya biasanya memang dari pertengahan bulan, sampai akhir tahun. Orang musim pesta juga. Orang-orang Batak kan sekarang banyak juga yang sedang pesta,” lanjutnya.

Untuk sistem jual beli berlian sendiri, menurut Regina, mereka akan kena potongan 15% dari harga awal transaksi. Misalnya harga awalnya Rp 15 juta, dipotong 15 persen. Sedangkan tukar tambah kena potongan 10%.

“Tapi ini tergantung kebijakan setiap toko. Ada yang 15%, 20%, 25%. Tapi kalau patokan kebanyakan toko rata-rata potongannya 20%,” ungkapnya.

Investasi Emas atau Berlian?

Menurut Regina, keduanya sama-sama menguntungkan. Apalagi jika membeli berlian dalam bentuk butiran, bukan perhiasan. Ia memberi contoh 1 carat (krat) berlian sudah bisa menjadi investasi.

“Kalau emas kan mau dari 1 gram sampai beberapa puluh gram harganya naik turun. Tapi kalau berlian bedanya seperti itu. Apalagi jika membeli 1 krat itu kalau Gia punya, harganya bisa Rp 80 jutaan,” ujarnya.

“Memang berlian tidak seperti emas yang bisa mengikuti harga jualnya karena tiap hari harganya bisa naik atau turun. Berlian cocok menjadi investasi jangka panjang,” tukasnya.

Kepemilikan Berlian Termahal Dunia Kepemilikan Berlian Termahal Dunia

Kepemilikan Berlian Termahal Dunia – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang daftar pemilik berlian termahal di dunia yang sudah dirangkum dari sumber terpercaya.

1. Cheng Yu-tung

Kekayaan bersih: US$ 19,6 miliar

Pria berusia 87 tahun ini merupakan pimpinan riteler perhiasan terbesar di dunia ini diperkirakan memiliki kekayaan senilai US$ 19,6 miliar. Kekayaannya tersebut berjumlah lebih dari tiga kali lipat harta yang dimiliki pesaingnya terdekatnya Beny Steinmetz. Harta tersebut diperoleh dari perusahaan yang dipimpinnya Chow Tai Fook Jewellery Group.

Selain menjadi yang terkaya, Cheng juga menjadi yang tertua di antara 10 pemilik perusahaan berlian terkaya di dunia. Tak cukup sampai disitu, pria tua ini juga satu-satunya pemilik berlian Asia yang masuk deretan ini.

2. Beny Steinmetz

Kekayaan bersih: US$ 5,8 miliar

Pria yang satu ini diketahui lahir sebagai orang kaya yang kemudian mewarisi Steinmetz Diamond Group dari ayahnya.

Logo pemilik perusahaan berlian ini bertuliskan ‘creators of the world’s finest diamonds’ (pencipta berlian terbaik di dunia) dan telah berdiri selama 70 tahun. Menurut situs resmi perusahaan, BSR Group juga memiliki Octea Diamond Group yang mendulang berlian 10 juta karat dari tambang Koidu di Sierra Leone.

Di usianya yang ke-57 dia menjadi pengusaha berlian paling kaya di dunia dengan pendapatan US$ 5,8 miliar.

3. Dan Gertler

Kekayaan bersih: US$ 2,6 miliar

Pengusaha asal Israel, Dan Gertler mendulang hartanya dengan berinvestasi di sejumlah lahan tembaga dan berlian di Republik Kongo. Di usianya yang baru 39 tahun dia menjadi orang termuda di antara 9 pengusaha berlian lainnya.

Perusahaan Fleurette Group yang dimilikinya bersama rekan bisnisnya diketahui mempekerjakan 20 ribu pekerja hingga saat ini. Dari bisnis berliannya tersebut dia tercatat mengumpulkan US$ 2,6 miliar.

Baca Juga :Jalinan Bisnis Berlian UEA-Israel Terbesar Timur Tengah

4. Anne-Marie Graff

Kekayaan bersih: US$ 2,1 miliar

Istri dari miliarder Inggris yang juga bergerak di bisnis perhiasan Laurence Graff ini tercatat memiliki kekayaan hingga US$ 2,1 miliar. Dirinya merupakan salah seorang pemegang saha di perusahaan suaminya Graff Diamonds.

Pada penawaran saham perdananya pada publik tahun lalu, kombinasi saham pasangan yang hampir bercerai ini diketahui bernilai US$ 645 juta. Dalam penawaran maksimal, nilai saham perusahaan berliannya bisa mencapai US$ 3,1 miliar.

Jalinan Bisnis Berlian UEA-Israel Terbesar Timur Tengah Jalinan Bisnis Berlian UEA-Israel Terbesar Timur Tengah

Jalinan Bisnis Berlian UEA-Israel Terbesar Timur Tengah – Berkut ini merupakan artikel yang membahas tentang UEA-Israel yang menjalin hubungan bisnis berlian terbesar di Timur Tengah.

Pedagang berlian Israel, Zvi Shimshi, berangkat menuju Uni Emirat Arab atau UEA untuk membuka perusahaan di Dubai. Ini merupakan pusat perdagangan regional dan menjadi pusat perdagangan utama batu mulia di Timur Tengah.

Shimshi melakukan itu pada pekan ketika Israel dan Uni Emirat Arab atau UEA menormalisasi hubungan pada Agustus 2020.

Channel News Asia melansir dia termasuk 38 warga Israel, yang menurut Dubai Multi Commodities Centre atau DMCC menghubungi badan itu untuk membuka usaha. DMCC merupakan rumah bagi Dubai Diamond Exchange, yang memfasilitasi bisnis berlian di negara itu.

“Peristiwa ini menjadi tanda bahwa pergeseran politik regional dapat mengubah dinamika perdagangan global,” begitu dilansir Channel News Asia pada Rabu, 7 Oktober 2020.

Pedagang di Dubai mengatakan mereka dibanjiri pertanyaan dari orang Israel, yang secara tradisional berdagang berlian di Antwerpen, Belgia. Ini merupakan pusat perdagangan berlian kasar dan halus terbesar dunia.

Perusahaan Afrika Selatan yaitu Trans Atlantic Gems Sales atau TAGS, yang melakukan lelang dan penawaran berlian di Dubai, mendapat hampir 50 perusahaan Israel yang tertarik untuk berpartisipasi dalam tender dan mendaftar di perusahaan ini hanya dalam beberapa pekan.

“Ini adalah pengubah permainan besar-besaran,“ kata Anthony Peters kepada Reuters dan dikutip Channel News Asia.

Sekitar US$21,2 miliar atau sekitar Rp312,5 triliun berlian diperdagangkan pada 2019 di Dubai menurut catatan DMCC.

Sedangkan di Israel, perdagangan berlian tercatat sekitar US$12 miliar atau setara Rp176,8 triliun. Kedua negara adalah pusat perdagangan berlian utama di kawasan Timur Tengah.

Sebelum normalisasi hubungan antara UEA dan Bahrain dengan Israel berlangsung, yang difasilitasi Amerika Serikat, perdagangan antara pusat bisnis berlian itu terbilang kecil dan bersifat rahasia.

Baca Juga :Apakah Investasi Berlian sama dengan Investasi Emas?

Ini disebabkan faktor politik regional yang sensitif. Transaksi diproses melalui negara ketiga atau berisiko dihentikan oleh bank UEA jika koneksi dengan Israel terlihat.

UEA telah membatalkan Undang-Undang yang melarang perdagangan dengan Israel. Pejabat Israel juga menyebut peluang ekonomi signifikan yang tercipta oleh pembukaan hubungan itu. Normalisasi ini memungkinkan penerbangan langsung antara kedua negara.

“Anda akan melihat pedagang dari Israel datang berbondong-bondong ke Dubai untuk membeli berlian,“ kata David Zabinsky, kepala eksekutif perusahaan jasa berlian Dubai, TRIGEM. Dia mengatakan perusahaan itu telah menerima panggilan telepon yang tak terhitung dari warga Israel.