Jenis Perhiasan

Fakta Berlian Biru Terbesar di Dunia Fakta Berlian Biru Terbesar di Dunia

Fakta Berlian Biru Terbesar di Dunia – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut fakta berlian biru terbesar di dunia.

Beberapa berlian terkenal karena ukurannya, seperti “Bintang Afrika”, yang ditemukan di Transvaal, Afrika Selatan, dan tercatat memiliki berat 530,20 karat. Ada juga berlian Tereshchenko. Sebelum dipotong, berlian Tereshchenko diduga menjadi berlian biru terbesar di dunia. Dan berlian besar seringkali memiliki warna yang lebih pekat.

Tetapi beberapa daya tarik dari berlian Tereshchenko juga berasal dari kisah latar belakangnya yang misterius. Berlian ini muncul dan menghilang sepanjang sejarah. Berikut ini adalah kisah tentang berlian Tereshchenko.

1. Apa yang membuat berlian berwarna biru?

Warna kuning dan coklat adalah warna yang paling sering muncul pada berlian murni, tetapi berlian dapat ditemukan di hampir semua warna. Menurut Quartz, warna berlian terjadi ketika berbagai elemen bercampur dengan karbon atau ada variasi dalam strukturnya.

Sebenarnya, berlian murni tidak berwarna dan hanya terbuat dari karbon. Tapi ketika berlian memiliki nitrogen yang tercampur, warnanya menjadi kuning. Sementara berlian hijau terbentuk dari radiasi alam, berlian merah dan merah muda diyakini terbentuk oleh tekanan yang terjadi pada kerak bumi. Berlian biru, seperti berlian Tereshchenko, dihasilkan dari boron yang terperangkap dalam struktur karbon, sedangkan berlian ungu terbentuk dari hidrogen.

Meskipun berlian biru jarang ditemukan, dengan warna biru samar yang hanya muncul sekali dalam setiap 200.000 berlian, berlian dengan warna merah adalah yang paling langka dari semuanya. Boron menghasilkan rona biru karena banyaknya elektron. Karena boron hanya memiliki tiga elektron yang saling terkait dibandingkan dengan empat elektron, ketika berikatan dengan karbon, atom karbon tertinggal dengan elektron yang tidak terpakai. Elektron ini akhirnya menyerap cahaya merah, dan akibatnya, cahaya yang dipancarkan berlian akan menjadi kebiruan. Namun, tidak perlu banyak boron untuk mewujudkannya. Berlian Hope yang memiliki 45,5 karat kemungkinan besar hanya memiliki beberapa atom boron per juta karbon.

2. Berlian biru sangat langka

Berlian dengan warna, diklasifikasikan menjadi Tipe I dan Tipe II pada tahun 1930-an; di dalamnya ada enam subset. Berlian tipe I adalah berlian yang mengandung atom nitrogen, berlian Tipe Ia mengandung banyak kelompok nitrogen, menyebabkan berlian menyerap cahaya biru dan mengeluarkan warna kuning pucat.

Menurut LEIBISH, berlian Tipe Ib jauh lebih langka dan hanya terdiri sekitar 0,1% berlian berwarna alami. Atom nitrogennya berbentuk tunggal dan bukan berkelompok, oleh karena itu, mereka menyerap cahaya biru dan hijau serta memiliki warna yang lebih intens.

Berlian tipe II tidak memiliki atom nitrogen dan dihasilkan karena penggabungan unsur lainnya. Mereka jauh lebih langka daripada berlian Tipe I dan seringkali lebih besar. Berlian tipe IIa dikaitkan dengan berlian “Golconda”, yang dinamai berdasarkan salah satu tambang berlian pertama di India, di mana sebagian besar jenis berlian ini ditemukan. Berlian tipe II lebih jarang daripada tipe I, dan berlian Tipe IIa mewakili sedikitnya 1-2% dari semua berlian.

Berlian tipe IIb adalah berlian dengan boron yang mengeluarkan warna abu-abu atau biru, seperti biru Tereshchenko. Berlian tipe IIb sangat langka dan mewakili 0,1% dari semua berlian. Menurut Gemological Institute of America, berlian Tipe IIb juga dapat menghantarkan listrik. Pada abad ke-21, laboratorium mulai menumbuhkan berlian dengan warnanya sendiri.

3. Berlian biru yang berasal dari India

Seperti berlian Hope, berlian Tereshchenko juga berasal dari India. Menurut Famous Diamonds, kedua berlian tersebut kemungkinan besar berasal dari tambang Kollur di Golconda. Secara historis, tambang Kollur terkenal dengan produksi berliannya yang berwarna-warni dan besar. Meskipun ada beberapa spekulasi bahwa berlian Tereshchenko berasal dari Tambang Premier di Afrika Selatan, Tambang Premier tidak pernah menghasilkan permata serupa, dan pada saat itu, merupakan tambang yang relatif baru. Beberapa orang mengklaim bahwa ketika berlian Tereshchenko ditemukan, beratnya sekitar 150 karat, yang menjadikannya berlian biru terbesar di dunia saat ditemukan.

Ada juga rumor bahwa berlian itu berasal dari mata patung Hindi kuno yang dikutuk, yang tidak berbeda dengan berlian Hope. Namun, teori ini tidak pernah dibuktikan kebenarannya. Menurut The Gemmological Association of Great Britain, pada awal abad ke-20, sejumlah surat kabar menulis asal mula berlian Tereshchenko. Beberapa orang mengatakan bahwa berlian Tereshchenko ada di Rusia sejak pemerintahan Peter Agung pada akhir abad ke-17. Ada juga yang mengisukan bahwa berlian itu menghiasi jari Buddha di Kuil Hindu.

Pada abad ke-20, berlian Tereshchenko mendapatkan namanya dari Mikhail Tereshchenko. Mikhail Tereshchenko lahir dari keluarga industrialis gula Ukraina yang kaya raya. Menurut Kamus Sejarah Revolusi Rusia oleh Jonathan Davis, Tereshchenko sendiri memiliki banyak pabrik gula.

Baca Juga:Lelang Berlian Pecahkan Rekor Harga Termahal

4. Keluarga Tereshchenko

Keluarga Tereshchenko dari Ukraina disebut memiliki hak pertama atas kepemilikan berlian. Meskipun tidak jelas kapan tepatnya Tereshchenko memiliki berlian itu. Publik mengetahuinya pada tahun 1913, ketika ia menyimpan berlian biru tersebut di Paris, tepatnya di toko perhiasan Cartier.

Menurut Imperial Urbanism in the Borderlands: Kyiv, 1800 – 1905 oleh Serhiy Bilenky, Tereshchenkos adalah keluarga Cossack yang berasal dari Hlukhiv, Ukraina. Mereka awalnya berdagang roti dan kayu, tetapi mereka berinvestasi di industri gula. Menurut penulis Jonathan Davis, kekayaan Tereshchenko diperkirakan mencapai lebih dari 70 juta rubel. Tereshchenko bahkan digambarkan sebagai “oligarki Rusia pertama”.

Tereshchenko menempuh studi hukum di Universitas St. Vladimir di Kyiv dan memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Moskow. Tereshchenko membantu mengatur Rumah Sakit Palang Merah selama Perang Dunia I dan terpilih untuk Komite Industri Perang sebagai wakil ketua.

Pekerjaan inilah yang membawanya dengan kaum liberal seperti Pavel Milyukov dan Alexander Guchkov, Tereshchenko pun terlibat dengan konspirasi untuk menggulingkan Tsar Nicholas II. Dan meskipun rencana mereka tidak membuahkan hasil, Leon Trotsky mencatat dalam History of the Russia Revolution bahwa revolusi yang mencegah konspirasi itu sangat berkontribusi dalam kehidupan Tereshchenko.

Berlian Terwah Sedunia Berlian Terwah Sedunia

n-diamond.netBentuknya yang mempesona,dan warnanya yang memukau,membuat berlian ini menjadi digemari oleh para kolektor.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Berlian Terwah Sedunia. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Berlian Terwah Sedunia

1. The Regent Diamond
Beberapa berlian dengan bentuk sederhana, dapat berharga fantastis jika ia memiliki kecantikan yang luar biasa. Berlian jenis itu cocok disematkan pada “The Regent Diamond”. Ditemukan pada tahun 1698 di Tambang Kollur oleh seorang pekerja budak, dan diduga ia menyelundupkan berlian dengan menyembunyikannya di dalam luka terbuka di kaki.

Beberapa tahun kemudian, dimiliki oleh pedagang Inggris Thomas Pitt. Menurut rumor, ia mendapatkannya dengan mencuri. Pada saat itu, Pitt memutuskan untuk membuat ulang batu permata besar (410 karat) dengan ukuran 140 karat modern. Lalu menjual berlian yang asli ke keluarga kerajaan Prancis.Selama bertahun-tahun “The Regent Diamond” disematkan pada mahkota Louis XV untuk penobatannya. Lalu dibuat sebagai hiasan pada salah satu topi Marie Antoinette. Berlian itu juga pernah menjadi penghias pedang Napoleon Bonaparte.Setelah Revolusi Prancis, batu mulia tersebut dkabarkan hilang, tapi dapat ditemukan di loteng dengan aman. Pada tahun 1887, ia menjadi koleksi permanen Museum Louvre hingga saat ini.

2. Cullinan Major Diamonds
Pada tahun 1905, sebuah berlian besar dan mencolok sebesar 3.106 karat ditemukan di sebuah tambang di Afrika Selatan. Berlian tersebut merupakan berlian terbesar yang pernah ditemukan hingga saat ini. Diberi nama dengan “Cullinan Major Diamonds”, sesuai dengan nama sang Ketua Tambang, Thomas Cullinan (1862-1936). Setelahnya, batu mulia tersebut diberikan kepada Raja Edward VII sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-66.Sesaat kemudian, berlian besar itu dipotong menjadi 105 berlian. Berlian terbesar disebut dengan “Cullinan 1” yang mendapat julukan “Bintang Besar Afrika”, dengan 530 karat menjadikannya berlian hasil potong terbesar. Lalu Cullinan II, dengan 317 karat. Dua berlian ini milik Permata Mahkota Inggris. Selain itu, ada tujuh bagian berlian lainnya yang saat ini dimiliki oleh Ratu Elizabeth II sebagai milik pribadi.

3. The Hope Diamond
“The Hope Diamond” memiliki warna biru tua jernih yang mempesona. Berasal dari Tambang Kollur di India. Pemilik pertama adalah seorang pedagang permata Prancis Jean-Baptiste Tavernier (1605-1689).Pada saat ini, lebih dikenal sebagai berlian Tavernier Blue. Kemudian Tavernier menjual berlian besar ini kepada Raja Louis XIV, dan dijadikan sebagai sebuah mahkota, Blue Diamond of the Crown of France. Yang mana lebih dikenal sebagai French Blue, dan merupakan milik keluarga kerajaan Prancis selama beberapa generasi.

Berlian tersebut pernah menghilang saat Revolusi Prancis, dan selama beberapa dekade keberadaannya tidak diketahui. Dua puluh tahun pasca Revolusi Prancis, batu mulia terebut muncul kembali secara tiba-tiba. Seorang bankir kaya bernama Thomas Hope membelinya dengan jumlah besar.Legenda tentang “The Hope Diamond” tumbuh seiring dengan harganya yang melambung tinggi. Batu ini dikabarkan dikutuk, membawa malapetaka bagi siapa pun yang memilikinya. Kutukan ini disebabkan oleh warna batu permata yang tidak biasa, ketika terkena sinar ultraviolet, ia memancarkan sinar merah yang menakjubkan untuk jangka waktu tertentu.Pada tahun 1958, pemilik batu mulia saat itu, seorang pedagang berlian terkenal di New York, Harry Winston melakukan tindakan terpuji. Ia memutuskan untuk menyumbangkannya ke Museum Nasional Sejarah Alam. Berlian tersebut tersimpan dengan apik hingga kini, dengan harga lebih dari 200 juta dolar.

4. The Noor-ul-Ain Tiara
“Noor-ul-Ain” yang berarti “Mata Cahaya” dalam bahasa Persia. Ditemukan di tambang Golconda India, dan merupakan potongan kedua daripada “Diamanta Grande Table” dengan jumlah 60 karat.Potongan ini lebih kecil daripada potongan pertama, yaitu berlian Darya-i-Noor. Noor-ul-Ain mulai dikenal sejarah pada abad ke-18, Ketika Persia menyerang India. Ia menjadi milik Nader Shah Afshar seorang Shah Persia antara tahun 1698-1747. Tahun 1958, berlian itu disematkan secara permanen pada tiara Noor-ul-Ain, yang mana diberikan untuk Ratu Farah Diba saat pernikahannya dengan Reza Shah Pahlavi.

Baca Juga :Material Mengasah Berlian Terbaru

5. The Daria-i-Noor Diamond of Iran
Berasal dari Tambang Kollur, Golconda, India. Merupakan salah satu potongan yang terbesar dari dua potongan “Diamanta Grande Table”. Dijuluki sebagai “The Sea of Light” yang berarti “Lautan Cahaya”. Terkenal akan jumlah karatnya yang besar yaitu sekitar 186 karat, dan ia menjadi berlian potongan dengan warna merah muda pucat tertua dan paling langka.Memiliki sejarah panjang, dimulai dari tempat asalnya di India, lalu beralih tangan kepada Persia, hingga pernah menjadi milik Kerajaan Inggris lewat akuisisi East India Company. Lalu dijadikan sebagai mahkota Kerajaan Iran pada masa pemerintahan Shah Nasser-ed-Din antara tahun 1848-1896 M. Dan akhirnya menjadi salah satu aset dari Central Bank of Iran, Teheran, India saat ini.

6. The Koh-i-Noor Diamond
Berasal dari Tambang Kollur, Golconda, India, Koh-i-Noor merupakan salah satu berlian kasar dengan karat terbesar di dunia. Walupun tidak berwarna, ia memiliki keindahan yang tidak tertandingi, sehingga dijuluki dengan “The Mountain of Light”, yang mana berarti “Cahaya Gunung”. Keindahan itu membuatnya menjadi rebutan para penguasa dunia selama berabad-abad. Karenanya, barangsiapa yang dapat memilikinya, ia sama saja memiliki dunia dan seisinya.

Banyak dari penguasa dunia rela berperang demi mendapatkan batu mulia tersebut. Tetapi mereka mengalami kematian tragis, tak berapa lama setelah memiliki dan memakainya. Ini menimbulkan spekulasi, bahwa batu tersebut terkena kutukan. Dimana setiap pria yang memilikinya, akan mati secara tiba-tiba.Saat masa pemerintahan Ratu Victoria, setelah dipoles ulang, batu tersebut menjadi salah satu mahkota terkenal di Kerajaan Inggris. “The Queen Mary’s Crown” nama mahkota tersebut. Setelah diserahkan sebagai milik kerajaan, berlian tersebut dipajang di depan umum di Jewel House di Tower of London hingga kini.Itulah enam berlian paling fenomenal dalam sejarah dunia. Ternyata berlian yang kita kenal saat ini, tidak ada apa-apanya dibandingkan ke-enam berlian tersebut. Bukan hanya mahal dalam harga, yang terpenting adalah berlian-berlian tersebut memiliki nilai sejarah yang patut dijunjung tinggi seperti harganya.