berlian sistem informasi

Raja Berlian Rebutan Penguasa Raja Berlian Rebutan Penguasa

n-diamond.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Raja Berlian Rebutan Penguasa. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Raja Berlian Rebutan Penguasa

1. Berlian kasar dengan potongan asli terbesar di dunia
Koh-i-Noor atau disebut juga dengan Kohinoor menjadi berlian kasar dengan potongan asli terbesar di dunia yang pernah ditemukan. Pada awal ditemukan, ia memiliki 169 segi dan panjang 4,1 cm (1,6 inci), lebar 3,26 cm (1,28 inci), dan kedalaman 1,62 cm (0,64 inci). Dengan berat sekitar 186 karat tua atau 191 metrik karat atau 38,2 g. Bentuknya berkubah tinggi, dengan dasar datar, bersegi tiga dan segi empat, mirip dalam penampilan keseluruhan dengan berlian era Mughal lainnya.

2. Berasal dari India
Berlian itu ditambang di Tambang Kollur, serangkaian lubang tanah liat kerikil 4 meter (13 kaki) di tepi Sungai Krishna di Golconda, yang sekarang lebih dikenal dengan Andhra Pradesh, India. Diyakini pemilik pertama dari berlian tersebut adalah Raja Ahmad Shah dari daerah Gwalior. Berlian ini adalah satu-satunya pusaka milik Ahmad Shah yang paling berharga diantara banyaknya pusaka yang lain.

3. Dijuluki sebagai “Mountain of Light”
Pada abad ke-18, Koh-i-Noor mendapat julukan “Mountain of Light” Karena jumlah karatnya adalah yang paling besar diantara berlian-berlian lain yang pernah ditemukan. Dan hingga saat ini pun, julukan itu tetap disandang oleh Koh-i-Noor karena belum ada yang dapat menyainginya.

4. Menjadi rebutan para penguasa banyak negara
Karena nilai dan harganya, banyak pemimpin dunia yang memperebutkan berlian ini. Sejak awal abad ke-14, ia banyak beralih tangan dari satu pemimpin ke pemimpin lainnya. Dimulai dari Dinasti Kakatya pada awal abad ke-14, lalu beralih pada Dinasti Babur pada tahun 1526, pernah dimiliki juga oleh Raja Mughal Shah Jahan, pada tahun 1658 putra Shah Jahan yaitu Aurangazeb, pada tahun 1739 lewat invasi Nadir Shah dari Persia dapat memiliknya, hingga berakhir di tangan Ratu Victoria pada 29 Maret 1849.

Hingga saat ini, polemik kepemilikan daripada Koh-i-Noor menjadi perdebatan diantara India, Pakistan, Afghanistan, dan Inggris.

5. Kutukan Koh-i-Noor yang terkenal
Para pemimpin bernotabene para raja yang saling memperebutkan daerah kekuasaan dan juga berlian Koh-i-Noor, berakhir dengan kematian setelah beberapa saat memiliki batu mulia tersebut. Maka beredarlah kutukan Koh-i-Noor, yaitu kutukan dimana dikatakan bahwa setiap pemilik dari berlian tersebut akan meninggal dunia tanpa sebab, tapi kutukan ini hanya berlalu bagi para lelaki yang memilikinya. Kutukan ini tidak berlaku untuk wanita.

Berlian Koh-I-Noor pernah dipakai oleh Ratu Inggris. Tapi karena kutukan dari batu ini hanya berlaku untuk lelaki, maka dari itu kutukan berlian Koh-I-Noor tidak berlaku sama sekali ketika digunakan oleh Ratu Inggris. Hmmm, apakah kamu percaya?

6. Sempat dipotong dan ditempa ulang
Karena kekecewaan pada bentuk asli berlian tersebut saat pertama kali dipamerkan kepada Ratu Victoria. Pada 1852, atas saran dari Pangeran Albert yang tak lain adalah suami dari Ratu Victoria, mengusulkan untuk dipoles ulang. Akhirnya pada 17 Juli 1852, pemotongan dimulai di pabrik Garrard & Co di Haymarket, menggunakan pabrik bertenaga uap yang dibangun khusus untuk pekerjaan oleh Maudslay, Sons and Field.

Baca Juga :Kim Kardashian Kecurian 127M Lebih

Di bawah pengawasan Pangeran Albert dan Adipati Wellington, dan arahan teknis mineralog ratu, James Tennant. Pemotongan memakan waktu 38 hari. Albert menghabiskan total 8.000 poundsterling untuk operasi, yang mengurangi berat berlian hingga 40% banyaknya. Dari 186 karat tua (191 karat modern atau 38,2 g), menjadi 105,6 karat modern (21,12 g). Dengan ukuran panjang batu 3,6 cm (1,4 inci), lebar 3,2 cm (1,3 inci), dan kedalaman 1,3 cm (0,5 inci). Potongan berlian biasanya memiliki 58 sisi, tetapi Koh-i-Noor memiliki 8 sisi “bintang” tambahan di sekitar kulet , sehingga totalnya adalah 66 sisi.

7. Berlian termahal di dunia
Suatu ketika selir dari raja Nadir Shah pernah mengatakan tentang kehebatan berlian ini. “Jika ada seorang yang bisa melemparkan batu dari sudut mata angin yang berbeda, kemudian hasil lemparan mereka itu akan membentuk sebuah ruangan. Ruangan dari seluruh mata angin tersebut diisi oleh emas, berlian dan barang mewah lainnya maka itulah harga yang pantas untuk berlian Koh-I-Noor”.

Dari sini kita bisa dapatkan gambaran kalau si Koh-I-Noor ini memang luar biasa mahal. Mungkin bisa jadi benda paling mahal di dunia.

8. Pernah menjadi hiasan pada “The Peacock Throne” tahta yang terkenal dari Shah Jahan
Shah Jahan yang lebih kita kenal sebagai pendiri dari Taj Mahal, ternyata pernah memiliki si “Mountain of Light” ini. Bahkan ia meletakkan batu berlian tersebut di kursi kerajaannya yang terkenal, yaitu “The Peacock Throne” atau yang kita kenal sebagai tahta merak. Bahkan ketika digulingkan lalu dipenjara di dekat Benteng Agra oleh putranya sendiri Aurangazeb, dikisahkan bahwa ia meletakan berlian Koh-i-Noor diantara sel penjara yang ditempati, tujuannya agar dia bisa selalu melihat Taj Mahal dari pantulan berlian tersebut.