perhiasan tradisional indonesia

Tulola Tuangkan Kepribadian Ke Koleksi Perhiasan Tulola Tuangkan Kepribadian Ke Koleksi Perhiasan

n-diamond.net Happy Salma,Ruce Rusna,dan Franka Franklin merayakan Nusantara di The Dharmawangsa,dan tuangkan kepribadian Reza Rahadian,Andien Aisyah dan Eva Celia ke Koleksi perhiasan terbatasnya.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tulola Tuangkan Kepribadian ke Kleksi Perhiasan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Tulola Tuangkan Kepribadian ke Kleksi Perhiasan

“Nusantara adalah mantra paling mujarab. Penyebutannya menimbulkan perasaan berkumpul jadi satu,” kata Co-Founder dan Creative Concept Tulola Happy Salma ketika ditanya soal alasan di balik pameran Merayakan Nusantara di bilangan Jakarta Selatan, Jumat.

Nusantara sendiri lahir dari perbedaan dan keberagaman yang kemudian jadi satu, Masih relevan dengan keadaan sekarang membuat Tulola menganggap Merayakan Nusantara sangat penting bagi generasi masa kini.Dalam peluncuran, label yang dikenal lewat padanan motif komunal dengan kontemporer ini melakukan dua kolaborasi. Salah satunya menggandeng tiga pesohor tanah air, yaitu Reza Rahadian, Andien Aisyah, dan Eva Celia.”Ketiganya kami pilih karena punya similar passion, makanya ingin kolaborasi dengan cara berbeda,” sebut Founder dan Creative Director Tulola Dewi Sri Luce Rusna.Lewat proses wawancara dan pengamatan ketiganya dalam berkarya, representasi kepribadian mereka tertuang ke dalam koleksi perhiasan berjumlah terbatas.

“Melihat pribadi Andien, detail yang kemudian dimunculkan Sri lebih pada bunga yang mekar, yang kuncup. Karena secara pribadi, Andien masih berkembang,” jeas Happy. Sri menambahkan, Andien dipandang sebagai implementasi dari kecantikan alam Indonesia.”Aku melihat elemen tidak menentu pada Andien, makanya desainya jadi tidak simetris. Karena pribadi Andien growing, surprising, tapi tetap beautiful,” paparnya.Eva yang notabene dekat dengan musik digagas mewakili elemen bunyi. “Makanya detail perhiasannya berupa simbol nada-nada tertentu,” kata Happy.

Sementara, Reza Rahadian yang merupakan seorang aktor dipandang bisa memerankan banyak peran. “Reza lebih adaptif. Aku lihatnya kayak tribe yang sedang menyesuaikan banyak elemen dengan hidup,” tutur Sri.Kolaborasi denga Reza membuat Tulola perdana meluncurkan koleksi perhiasan lelaki. Representasi ketiganya tertuang dalam berbagai perhiasan, mulai dari cincin, kalung, anting, sampai head piece. Di samping, Tulola juga membawa koleksi lain.

“Merayakan Nusantara temanya bisa masuk ke semua koleksi terbatas perhiasan Tulola. Karena ada benang merah, koleksi lama jadi dibuat lagi. Misal, ada nusantara necklace itu koleksi. Best seller items juga ada, campur-campur,” papar Sri.Soal material, Tulola masih memanfaatkan sterling silver. “Ini akan jadi koleksi terakhir sebelum kami pakai emas murni mulai 2020,” sambungnya.

Baca Juga : Merek Perhiasan Indonesia Sudah Merajarela Internasional

Kolaborasi kedua yang dilakukan Tulola dalam pameran Merayakan Nusantara adalah dengan menggandeng sepuluh label lokal. “Kami punya kesinambungan visi, yakni membungkus tradisi nenek moyang jadi sesuatu yang modern,” kata Co-Founder dan Business Development Franka Franklin.Kesepuluhnya adalah Seven Sages, SvasLiving, Pubumesu, Iyonono, Jenggala, Utama Spice, L.O.F, Du’Anyam, Sukkha Citta, dan Marista Satividya. Produk yang drawarkan juga representasi Nusantara, mulai dari batik, anyaman, sampai ragam produk perawatan kecantikan.

Tak sampai di situ, menggenapkan pameran Merayakan Nusantara, Tulola juga menggandeng seniman Joko Avianto. Instalasi seni terinspirasi dari motif tradisional Cirebon, Megamendung, digubah jadi sebuah objek tiga dimensi dan lebih meruang.”Namanya Kendaraan Langit. Ini berangkat dari imajinasi saya waktu kecil bagaimana bentuk semacam bilik ratapan, ruang untuk merasakan hubungan dengan Tuhan,” katanya.

Karya yang dikerjakan selama satu bulan ini disebut Joko sebagai highlight dari kariernya selama 15 tahun. “Saya kan biasanya pakai material bambu, tapi sekarang baru pertama kali coba pakai eco faux,” tuturnya.Ragam koleksi dalam pameran Merayakan Nusantara ini bisa dilihat di Bimasena Lounge, The Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan, sampai Minggu,.

Merek Perhiasan Indonesia Sudah Merajarela Internasional Merek Perhiasan Indonesia Sudah Merajarela Internasional

n-diamond.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Merek Perhiasan Indonesia Sudah Merajarela Internasional. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Merek Perhiasan Indonesia Sudah Merajarela Internasional

Penghargaan diberikan Kamis, 14 November 2019, bertempat di Istana Kensington, London, Inggris dengan dihadiri oleh Chief Operating Officer PT Central Mega Kencana Petronella Soan dan General Manager Frank & co. Tanya Alissia.Frank & co. menjadi satu-satunya merek dari Indonesia yang memenangkan kategori perhiasan untuk National Award. Penghargaan ini menambah sederet prestasi yang ditorehkan oleh merek perhiasan yang dijual sejak 1996.Baru-baru ini, merek tersebut juga ditetapkan sebagai “Top Brand” pada kategori serupa di Indonesia. General Manager Frank & co. Tanya Alissia menyatakan gelar tersebut sebagai tanda bahwa kualitas produk dan layanan konsumen perusahaannya telah sesuai dengan standar internasional.

“Dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya di Indonesia yang pernah menerima gelar Brand of the Year, perusahaan kami masih tergolong perusahaan kecil. Namun, komitmen dan kegigihan untuk selalu memberi yang terbaik bagi pelanggan merupakan hal terpenting yang harus selalu dilakukan,” ujar General Manager (GM) Frank & co. Tanya Alissia usai menerima penghargaan, dalam rilis tertulis ,Senin (18/11/2019).World Branding Awards 2019 merupakan penghargaan bergengsi yang diselenggarakan World Branding Forum, yakni organisasi non-profit yang mendedikasikan diri untuk memajukan standar merek bagi masyarakat dan konsumen.

Pemenang di level penghargaan Global Award, Regional Award, maupun National Award ditentukan berdasar tiga kriteria penilaian yakni valuasi merek, riset pasar konsumen, dan pemungutan suara secara publik. Penghargaan ini diakui dunia sebagai salah satu penghargaan paling bergengsi karena tingkat kesulitan untuk mendapatkan predikat “Brand of the Year” tersebut.Setiap tahunnya berbagai merek dari berbagai lini produk mengincar predikat Brand of the Year. Namun, seleksi berlangsung cukup ketat dan memakan waktu penjurian hingga lebih dari tiga bulan.Dikutip dari laman brandingforum.org, terdapat 318 merek yang memenangkan penghargaan pada tahun ini. Dari Indonesia, selain Frank & co., ada pula Bango, Telkomsel, dan Ancol Taman Impian yang menyabet penghargaan serupa, mewakili kategori berbeda.

Baca Juga :Perhiasan Mantan Istri Sule 2M Lenyap

Tidak semua kategori, ataupun semua submisi dari berbagai negara dinyatakan berhak menerima predikat tersebut. Beberapa merek global yang pernah memenangkan penghargaan ini antara lain Amazon, Apple, BMW, Coca-Cola, Del Monte, Guinness, HSBC, IKEA, L’Oréal, Louis Vuitton, Nescafé, Samsung, Sony PlayStation, Starbucks and VISA.Richard Rowles, Ketua World Branding Forum, penyelenggara World Branding Awards menyebut, penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras perusahaan dalam membangun dan mengembangkan kehadiran merek, di tengah pasar yang terus berubah.Merespons hal tersebut, Direktur World Branding Forum Julian Andersen menambahkan, sebuah merek yang baik perlu menawarkan pengalaman lebih kepada konsumen, sembari menjaga supaya mereknya tetap relevan dan berbeda.”Ada banyak merek di dunia, tapi hanya yang paling istimewa yang mampu memastikan bahwa konsumen memahami apa yang ditawarkan merek tersebut,” ucapnya.

Dalam upayanya menjadi merek terbaik yang memberikan nilai tambah bagi konsumen, selama ini Frank & co. tak cukup hanya memastikan bahwa produk keluarannya memiliki kualitas terbaik, tapi juga mengajak kolaborasi desainer-desainer terkemuka Indonesia.Kolaborasi Frank & co. dengan desainer perhiasan kenamaan Indonesia, Sebastian Gunawan, dalam menciptakan koleksi istimewa, misalnya, direspons pasar cukup baik sebagai bentuk perpaduan seni fesyen dan perhiasan. Frank & co. juga mendorong pembukaan gerai-gerai baru di sejumlah kota di Indonesia dan berpartisipasi di kegiatan pameran seperti Dazzling Jewelry Festival, untuk lebih mendekatkan diri pada konsumen.Saat ini, jumlah gerai Frank & co. sudah mencapai 35 ritel di 19 kota besar di Indonesia. Frank & co. juga menawarkan program loyalti CMK Club, guna memanjakan konsumen lewat sejumlah keuntungan keanggotaan yang diberikan.